Walk for Peace

Para bhikkhu (biksu) berjalan kaki dalam misi perdamaian.

 

Buddhist monks are walking 2300 miles (3700 km)
from Texas to DC for one simple goal - PEACE.šŸ•Š
 

Untuk nonton videonya silakan klik: Google Drive atau InstaGram

 

Lirik lagu Heal The World 

There's a place in your heart
(Ada sebuah tempat di hatimu)

And I know that it is love
(Dan aku tahu tempat itu adalah cinta)

And this place could be much
(Dan tempat ini bisa jadi)

Brighter than tomorrow
(Jauh lebih terang dari hari esok)

And if you really try
(Dan jika kau benar-benar berusaha)

You'll find there's no need to cry
(Kau kan temukan bahwa tak ada perlunya menangis)

In this place you'll feel
(Di tempat ini kau kan merasa)

There's no hurt or sorrow
(Tak ada duka atau nestapa)

There are ways to get there
(Ada banyak cara tuk sampai ke sana)

If you care enough for the living
(Jika kau peduli pada kehidupan)

Make a little space, make a better place
(Berilah ruang kecil, jadikanlah tempat yang lebih baik)
Chorus

Heal the world
(Sembuhkanlah dunia)

Make it a better place
(Jadikan dunia ini tempat yang lebih baik)

For you and for me and the entire human race
(Untukmu dan untukku dan untuk seluruh umat manusia)

There are people dying
(Banyak orang yang sekarat)

If you care enough for the living
(Jika kau peduli pada kehidupan)

Make a better place
(Jadikan tempat yang lebih baik)

For you and for me
(Untukmu dan untukku)

If you want to know why
(Jika kau ingin tahu kenapa)

There's a love that cannot lie
(Ada cinta yang tak dapat berdusta)

Love is strong
(Cinta itu kuat)

It only cares for joyful giving
(Ia hanya peduli pada pemberian yang ikhlas)

If we try we shall see
(Jika kita berusaha kita kan melihat)

In this bliss we cannot feel
(Di dalam kebahagiaan ini kita tak dapat merasakan)

Fear or dread
(Ketakutan atau kengerian)

We stop existing and start living
(Kita berhenti ada dan mulai hidup)

Than it feels that always
(Lalu selalu terasa)

Love's enough for us growing
(Cinta saja cukup bagi kita untuk tumbuh)

Make a better world, make a better world
(Jadikan dunia yang lebih baik)
Chorus

Heal the world
(Sembuhkanlah dunia)

Make it a better place
(Jadikan dunia ini tempat yang lebih baik)

For you and for me and the entire human race
(Untukmu dan untukku dan untuk seluruh umat manusia)

There are people dying
(Banyak orang sekarat)

If you care enough for the living
(Jika kau peduli pada kehidupan)

Make a better place
(Jadikan tempat yang lebih baik)

For you and for me
(Untukmu dan untukku)
Bridge

And the dream we would conceived in
(Dan impian yang kita angan-angankan)

Will reveal a joyful face
(Akan tunjukkan wajah ceria)

And the world we once believed in
(Dan dunia yang pernah kita yakini)

Will shine again in grace
(Akan bersinar lagi dengan eloknya)

Then why do we keep strangling life
(Lalu kenapa kita terus saja mencekik kehidupan)

Wound this earth, crucify it's soul
(Melukai dunia ini, menyalib jiwanya)

Though it's plain to see, this world is heavenly
(Meskipun kelihatan sederhana, dunia ini bagian dari surga

Be God's glow
(Jadilah kilau Tuhan)

We could fly so high
(Kita bisa terbang sangat tinggi)

Let our spirits never die
(Jangan biarkan jiwa kita mati)

In my heart I feel
(Di hatiku kurasakan)

You are all my brothers
(Kalian semua adalah saudaraku)

Create a world with no fear
(Ciptakan dunia tanpa rasa takut)

Together we'll cry happy tears
(Bersama-sama kita akan menangis bahagia)

See the nations turn their swords into plowshares
(Melihat negara-negara mengganti pedang mereka dengan bajak)

You and for me / Heal the world we live in
(Untukmu dan untukku / sembuhkan dunia tempat tinggal kita)

You and for me / Save it for our children
(Untukmu dan untukku / selamatkan untuk anak-anak kita)

Sumber:  
Detik

Serial Trio Vihara: Kami Ada Untukmu

Seri Trio Vihara

Jaya Ratana

*********************************************************************************************

Vivi Muditavati, gadis manis berbadan gempal, berbakat jadi pemimpin, tempat curhat kedua teman akrabnya, ia anak yatim piatu. Hani Filianti, agak tomboy, paling rame, selalu jadi penyegar suasana, sering muncul dengan ide brilian, tapi kadang idenya konyol. Rara Dewi, suka travelling, doyan jajan, agak penakut, dan setia kawan. Vivi, Hani, dan Rara adalah aktivis Sekolah Minggu Buddhis (SMB), mereka bertiga sangat kompak, teman-teman di vihara menyebut mereka Trio Vihara.

*********************************************************************************************

 


Sabtu pagi ini cuaca dingin sekali. Biasanya Vivi tidak memakai sandal di dalam kamar kost-nya, pagi ini ia terpaksa memakai sandal hotel agar bisa berjalan santai tanpa kedinginan. Kalau tanpa alas kaki, rasanya ingin ke toilet terus, pipis.  

Memang sekarang sedang musim hujan, tapi entah mengapa cuaca jadi sedingin ini. Kemarin pagi juga sama, ketika ke teras, waktu bicara, mulut terlihat seperti mengeluarkan asap.  

Tiba-tiba ponsel Vivi menyala, ada notifikasi pesan masuk. Vivi meraih ponsel, lalu membukanya. “Vi, kamu masih ingat dengan Larry?” begitu WA dari Rara.  

“Ingat, yang tahun lalu pindah ke Jakarta karena ikut orang tuanya ‘kan?” Vivi memastikan.  

“Iya, benar. Tadi barusan aku dapat kabar buruk. Lantai dua rumah yang mereka sewa habis terbakar. Larry tinggal di lantai dua. Untungnya tidak ada korban jiwa. Semua pakaian dan perlengkapan sekolah ludes terbakar. Lantai satunya tidak terbakar, mobil pemadam kebakaran dan warga dengan cepat berhasil memadamkan apinya.  

Suasana hening sejenak. “Vivi, kamu dengar ‘kan?” tanya Rara agak khawatir. “Iya, aku dengar. Bagaimana kalau besok kita galang dana untuk meringankan beban keluarga Larry …” tanya Vivi.  

“Iya, aku juga pikir begitu,” kata Rara.  

*  *  *  *  *  *  *  *  *  * 

Pujabakti dan sesi Dhamma baru saja berakhir. “Adik-adik serta Cici dan Koko yang hadir di sini. Vivi ingin menyampaikan sesuatu. Kemarin Vivi dapat kabar, Larry yang dulu ikut SMB di sini dan sudah pindah ke Jakarta, terkena nusibah. Lantai dua rumah yang mereka sewa habis terbakar. Pakaian dan peralatan sekolah Larry ludes terbakar. Vivi akan galang dana untuk meringankan mereka. Cici Koko yang ingin bantu bisa hubungi Vivi, Hani, atau Rara,” cerita Vivi. 

Wow … responnya sangat mengagumkan. Semua meresponnya secara positif. Anak-anak SMB menyumbang uang. Para orang tua menghampiri Vivi, Hani, dan Rara. Ada yang menyumbang uang, pakaian bekas layak pakai, dan ada yang menyatakan akan menyumbangkan seragam sekolah. 

Ada orang tua yang memiliki toko sembako menyumbangkan kebutuhan pokok, dan ada orang tua yang sering melakukan perjalanan ke Jakarta menawarkan diri untuk mengantarkan langsung bantuan berupa barang yang nanti terkumpul. Luar biasa!  

“Cici, Koko, dan adik-adik, atas nama keluarga Larry, kami Pembina SMB mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya. Semoga kebajikan ini berbuah hal-hal baik bagi kita semua. Sadhu … sadhu … sadhu …” kata Vivi.  

Cuaca beberapa hari ini memang sangat dingin, tapi respon keluarga besar SMB sangat menghangatkan jiwa.   

  

Dikutip dari Buletin KCBI edisi Oktober 2025 halaman 53/54 karya Jaya Ratana (penulis bisa dihubungi dengan cara klik tulisan nama penulisnya).   

Puisi Karya Hendry F.Jan di Konferensi International Kesusastraan

Puisi berjudul Anicca dan Seribu Hari ... (ada di halaman 5) termasuk puisi yang dikaji Bu Latifah,S.S.,M.A. di Konferensi International Kesusastraan HISKI ke-34. 

Konferensi ini berlangsung di Gedung Graha Wiyata, BBPMP Surabaya pada tanggal 10-12 Oktober 2025. 

Apa saja yang dibahas Bu Latifah (dosen Sekolah Tinggi Agama Buddha Kertarajasa), silakan klik link berikut ini:

file pdf (lihat slide ke-5) 

file Power Point (lihat slide ke-5)

 

Note:

  • Puisi Anicca bisa dilihat di sini (klik saja): Anicca 
  • Puisi Seribu Hari ... bisa dilihat di sini (klik saja): Seribu Hari ... dan di ebook ”Mengenang Mama Linda: Wanita Luar Biasa nan Penyayang” edisi 6