“Para bhikkhu, tinggalkan yang tak baik.
Para bhikkhu, meninggalkan yang tak baik itu mungkin.
Para
bhikkhu, jika meninggalkan yang tak baik itu tak mungkin, Aku tak akan
berkata demikian, ‘Para bhikkhu, tinggalkan yang tak baik.’
Para
bhikkhu, namun karena meninggalkan yang tak baik itu mungkin, maka Aku
berkata demikian, ‘Para bhikkhu, tinggalkan yang tak baik.’
Para
bhikkhu, jika meninggalkan yang tak baik itu membawa ketaksejahteraan
dan penderitaan, Aku tak akan berkata demikian, ‘Para bhikkhu,
tinggalkan yang tak baik.’
Para bhikkhu, namun karena
meninggalkan yang tak baik itu membawa kesejahteraan dan kebahagiaan,
maka Aku berkata demikian, ‘Para bhikkhu, tinggalkan yang tak baik.’”
“Para bhikkhu, kembangkan yang baik.
Para bhikkhu, mengembangkan yang baik itu mungkin.
Para bhikkhu, jika mengembangkan yang baik itu tak mungkin, Aku tak akan berkata demikian, ‘Para bhikkhu, kembangkan yang baik.’
Para bhikkhu, namun karena mengembangkan yang baik itu mungkin, maka Aku berkata demikian, ‘Para bhikkhu, kembangkan yang baik.’
Para
bhikkhu, jika mengembangkan yang baik itu membawa ketaksejahteraan dan
penderitaan, Aku tak akan berkata demikian, ‘Para bhikkhu, kembangkan
yang baik.’
Para bhikkhu, namun karena mengembangkan yang baik
itu membawa kesejahteraan dan kebahagiaan, maka Aku berkata demikian,
‘Para bhikkhu, kembangkan yang baik.’”
-----
Diterjemahkan dari Pāḷi ke Indonesia oleh Handaka Vijjānanda.
#tipitaka #dhamma #dharma #buddhism #buddhis #agamabuddha #sutta #buddha #buddhateachings #gautambuddha #namobuddha #dhammapada #kitabsuci #kebajikan #batin #spiritual #love #lovingkindness #cintakasih #kasihsayang #motivasi #katakatabijak #katamutiara #kesabaran #buddhastatue #thailand #indonesia #wihara #pendidikan #kebahagiaan



0 komentar:
Posting Komentar