Tipitaka Harian 038, Aṅguttara Nikāya 2.19; Kelompok Perkara

 

“Para bhikkhu, tinggalkan yang tak baik.

Para bhikkhu, meninggalkan yang tak baik itu mungkin.

Para bhikkhu, jika meninggalkan yang tak baik itu tak mungkin, Aku tak akan berkata demikian, ‘Para bhikkhu, tinggalkan yang tak baik.’

Para bhikkhu, namun karena meninggalkan yang tak baik itu mungkin, maka Aku berkata demikian, ‘Para bhikkhu, tinggalkan yang tak baik.’

Para bhikkhu, jika meninggalkan yang tak baik itu membawa ketaksejahteraan dan penderitaan, Aku tak akan berkata demikian, ‘Para bhikkhu, tinggalkan yang tak baik.’

Para bhikkhu, namun karena meninggalkan yang tak baik itu membawa kesejahteraan dan kebahagiaan, maka Aku berkata demikian, ‘Para bhikkhu, tinggalkan yang tak baik.’”

“Para bhikkhu, kembangkan yang baik.

Para bhikkhu, mengembangkan yang baik itu mungkin.

Para bhikkhu, jika mengembangkan yang baik itu tak mungkin, Aku tak akan berkata demikian, ‘Para bhikkhu, kembangkan yang baik.’

Para bhikkhu, namun karena mengembangkan yang baik itu mungkin, maka Aku berkata demikian, ‘Para bhikkhu, kembangkan yang baik.’

Para bhikkhu, jika mengembangkan yang baik itu membawa ketaksejahteraan dan penderitaan, Aku tak akan berkata demikian, ‘Para bhikkhu, kembangkan yang baik.’

Para bhikkhu, namun karena mengembangkan yang baik itu membawa kesejahteraan dan kebahagiaan, maka Aku berkata demikian, ‘Para bhikkhu, kembangkan yang baik.’”
-----
Diterjemahkan dari Pāḷi ke Indonesia oleh Handaka Vijjānanda.

#tipitaka #dhamma #dharma #buddhism #buddhis #agamabuddha #sutta #buddha #buddhateachings #gautambuddha #namobuddha #dhammapada #kitabsuci #kebajikan #batin #spiritual #love #lovingkindness #cintakasih #kasihsayang #motivasi #katakatabijak #katamutiara #kesabaran #buddhastatue #thailand #indonesia #wihara #pendidikan #kebahagiaan

0 komentar: