Lebih lanjut, ketika aku adalah Campeyyaka yang memiliki kesaktian hebat; pada waktu itu aku bajik, menjalani tekad sila.
Kemudian
seorang pawang ular menangkapku, yang merupakan pejalan Dhamma, yang
menjalani uposatha; menyuruhku tampil di gerbang kerajaan.
Mengubah warna sesuai kehendaknya, biru, kuning, atau merah, aku patuh terhadap pikirannya, menuruti gagasannya.
Aku
bisa mengubah tanah kering menjadi air, dan air menjadi tanah kering;
jika aku marah terhadapnya, aku bisa mengubahnya menjadi abu dalam
sekejap.
Jika aku dikuasai pikiran, aku pasti jatuh dari sila; tujuan tertinggi tak akan tercapai oleh ia yang jatuh dari sila.
Biarlah tubuh ini dihancurkan, terberai di tempat ini; aku tak akan melanggar sila, walau diberai seperti sekam.
-----
Diterjemahkan dari Pāḷi ke Indonesia oleh Handaka Vijjānanda.
#tipitaka #dhamma #dharma #buddhism #buddhis #agamabuddha #sutta #buddha #gautambuddha #namobuddha #buddhateachings #buddhaquotes #theravada #kitabsuci #quotesoftheday #angermanagement #selfcontrol #characterbuilding #mindfulness #bemindful #kesabaran #naga #india #indonesia #katakatabijak



0 komentar:
Posting Komentar