Lebih lanjut, ketika aku adalah putra Raja Eka di Kota Pupphavatī, seorang pangeran bernama Canda.
Kemudian aku, terbebas dari dikurbankan, keluar dari lubang pengurbanan, bangkit tergugah, melangsungkan derma besar.
Aku
tidak minum, aku tidak makan, aku tidak menyantap makanan bahkan selama
lima atau enam malam, tanpa memberi kepada seseorang yang pantas
menerima pemberian.
Seperti seorang pedagang, membuat timbunan barang, mengambil barang di tempat yang menghasilkan laba besar.
Demikian
pula, dari yang dipakai sendiri, apa yang diberikan kepada orang lain
akan berbuah besar, karena yang pantas diberikan kepada orang lain akan
menjadi seratus kali lipat.
Mengetahui manfaat ini, aku memberi
derma dalam kehidupan demi kehidupan; aku tidak undur bederma, demi
pencapaian kecerahan sempurna.
-----
Diterjemahkan dari Pāḷi ke Indonesia oleh Handaka Vijjānanda.
#tipitaka #dhamma #dharma #buddhism #buddha #vinaya #sutta #abhidhamma #namobuddha #gautambuddha #dharma #jataka #dhammadesana #dhammapada #giving #dana #memberi #berbagi #derma #baksos #kindness #kebajikan #quotes #renungan #pencerahan #inspirasikebajikan #buddhistteachings #buddhaquotes
Sumber: Ehipassiko Foundation




0 komentar:
Posting Komentar